Site icon sakawarta.com

Beton Merah Putih Siap Groundbreaking Pembangunan Rusunami TMII, Genjot Program 3 Juta Rumah

Foto: Beton Merah Putih (Motive Mulia).

Sakawarta.com, Jakarta – Anak usaha PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT), PT Motive Mulia sebagai produsen Beton Merah Putih menyatakan kesiapannya dalam mendukung program tiga juta rumah dan proyek infrastruktur yang dijalankan oleh pemerintah Prabowo Subianto.

‎Direktur Komersial Motive Mulia Akhmad Syamsuddin mengungkapkan, pada Oktober 2025 mendatang Beton Merah Putih akan melakukan groundbreaking pembangunan rusunami di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menggeliatkan program 3 juta rumah.

‎”Kami akan senantiasa berada di garis terdepan dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang sudah dicanangkan Pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata dia melalui rilis pers resmi dikutip Jumat (29/8/2025).

‎Syamsudin optimistis dengan berbagai produk unggulan Beton Merah Putih, pihaknya berkomitmen untuk menjamin standar pembangunan program kerakyatan ini berada pada kualitas terbaik dari sisi kekuatan, efisiensi waktu, dan efektivitas biaya.

‎”Demi kepentingan terbaik dari masyarakat dan kemajuan bangsa Indonesia,” kata Syamsudin.

‎Syamsudin menekankan, Beton Merah Putih selama ini sudah memproduksi berbagai produk beton berteknologi tinggi, yang menjadi solusi konstruksi yang terintegrasi.

‎Adapun produk precast dan readymix Beton Merah Putih diproduksi dengan kontrol kualitas yang ketat di pabriknya.

‎“Beton Merah Putih menjamin tingkat kekuatan dan presisi yang konsisten pada setiap unit yang kami produksi. Keunggulan ini sangatlah krusial, terutama di Indonesia yang berada di wilayah rawan gempa, karena struktur bangunan menjadi lebih kokoh dan aman,” tutur Syamsudin.

‎Ia menerangkan, lebih dari sekadar produk, Beton Merah Putih menawarkan keunggulan yang bermanfaat nyata bagi percepatan pembangunan.

‎Dengan menggunakan metode modular beton, proses pembangunan setidaknya akan memberikan beberapa keuntungan seperti:

‎1. Peningkatan Kecepatan dan Efisiensi

‎Komponen rumah dibuat secara terpisah di pabrik dan tinggal dirakit di lokasi proyek. Proses ini dapat memangkas durasi konstruksi hingga sekitar 30-50% sehingga memungkinkan pembangunan satu unit rumah diselesaikan dalam hitungan hari saja.

‎2. Menekan Biaya dan Mengurangi Ketergantungan Tenaga Kerja

‎Dengan proses yang terstandarisasi dan minimnya pekerjaan di lokasi, kebutuhan akan tenaga kerja yang sangat terampil dapat diminimalkan sehingga menghemat biaya secara keseluruhan.

‎3. Menciptakan Lingkungan yang Berkelanjutan.

‎Teknologi produksi Beton Merah Putih mampu secara signifikan mengurangi limbah konstruksi, menjadikan metode ini lebih ramah lingkungan dan sejalan dengan praktik pembangunan yang berkelanjutan.

Exit mobile version