4,8 Juta Kendaraan Lintasi Tol Astra Infra pada Periode Arus Balik Nataru Tahuh Ini

Sakawarta, Jakarta – Group Chief Technical Officer ASTRA Infra Rinaldi mengatakan pada periode puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), volume lalu lintas terpantau mengalami peningkatan.
“Hingga sembilan hari setelah perayaan natal dan dua hari setelah perayaan tahun baru 2026, sejumlah 4,8 juta kendaraan telah melintasi ruas tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, dan Jombang-Mojokerto hingga 3 Januari 2026,” kata Rinaldi dalam keterangan resmi dikutip Senin (5/1/2026).
ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak mencatat sekitar 151 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 4,2% dari lalu lintas harian normal, dan menurun sekitar 9% dari periode Nataru tahun sebelumnya.
Sementara di ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan terpantau sekitar 94 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 45% dari lalu lintas harian normal, dan meningkat sekitar 18% dari periode Nataru tahun sebelumnya.
Selain itu, di ASTRA Infra Toll Road Jombang—Mojokerto terpantau sekitar 39 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 46,85% dari lalu lintas harian normal.
“Namun, menurun sekitar 3,64% dari periode Nataru tahun sebelumnya,” ujar dia.
Rinaldi mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan bahan bakar atau baterai kendaraan listrik saat hendak melakukan perjalanan balik. Menurut dia, hal ini perlu diperhatikan sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan di rest area.
“Kami mengimbau kepada pengemudi untuk selalu berhati-hati saat melakukan perjalanan balik dengan menjaga batas kecepatan kendaraan serta jarak aman dengan kendaraan lainnya,” ujar Rinaldi.
Selain itu, kata dia, bila rest area penuh, maka pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan tol, kecuali dalam keadaan darurat.
Ia menerangkan, pengguna jalan tol dapat memanfaatkan fasilitas yang berada di sekitar luar ruas tol ASTRA Infra, untuk nantinya kembali melanjutkan perjalanan ke dalam jalan tol tanpa dikenakan tarif tambahan, mengingat ASTRA Infra menerapkan sistem pembayaran tertutup.
“Pada arus balik liburan Nataru, ASTRA Infra senantiasa mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan pulang dengan baik. Dalam kondisi cuaca hujan, pengguna jalan diharapkan dapat menyesuaikan kecepatan kendaraan yaitu maksimal 70 km/jam guna mewaspadai bahaya aquaplaning,” katanya.







