Bisnis

Tips Liburan Nataru Asyik dengan Mobil Listrik BMW Astra

Sakawarta, Jakarta – Mendekati Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru, mobilitas masyarakat terpantau mulai mengalami peningkatan. ASTRA Infra mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat sebelum bepergian agar tercipta pengalaman liburan yang lebih nyaman dan aman.

Berbeda halnya dengan persiapan yang diperlukan pengemudi mobil berbahan bakar bensin atau diesel, perjalanan menggunakan mobil listrik memerlukan persiapan yang lebih matang, terutama dalam hal pengisian daya, efisiensi baterai, dan rute perjalanan.

Aftersales Manager BMW Astra Budi Kurniawan menjelaskan, bagi pengendara yang akan berlibur dengan kendaraan listrik, diimbau memperhatikan dengan cermat terkait perencanaan pengisian daya DC fast charging, lokasi pengisian daya, serta fitur yang terdapat pada kendaraan listrik masing-masing.

“Khusus pengguna BMW, BMW Astra hadir di Sunter, Pluit, Cilandak, Mampang, dan Tangerang Selatan pada wilayah Jabodetabek, Kota Semarang, D.I. Yogyakarta, Malang, dan Surabaya pada wilayah Jawa, serta Denpasar, dan Makassar di luar Pulau Jawa,” ujar Budi Kurniawan dalam keterangannya dikutip Rabu (24/12/2025).

Ia menerangkan, agar perjalanan tetap lancar dan menyenangkan bagi pengendara kendaraan listrik, BMW Astra membagikan beberapa tips dan hal penting yang perlu diperhatikan pengguna jalan.

  1. Rencanakan Rute Perjalanan dengan Cermat

Menentukan rute perjalanan yang tepat dan detail adalah langkah awal yang krusial bagi pemilik mobil listrik, karena pengendara perlu menyesuaikan jarak tempuh dengan kapasitas baterai kendaraan untuk menghindari kehabisan daya di tengah perjalanan.

Selain itu, penentuan rute juga termasuk memetakan lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang perjalanan untuk mengisi ulang daya kendaraan.

“Bagi pengendara yang akan melakukan perjalanan liburan di ruas tol ASTRA Infra, tidak perlu khawatir karena pengguna kendaraan listrik dapat menemukan SPKLU yang telah disediakan di seluruh rest area yang terdapat di ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak, ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan, serta ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto,” katanya.

  1. Periksa Kondisi Kendaraan Sebelum Berangkat
Baca Juga  Danantara Angkat Eks Waketum Gerindra Arief Poyuono dan Ketum Persatuan Buruh Ilhamsyah sebagai Komisaris Pelindo

Selain menentukan rute perjalanan secara tepat dan detail, memeriksa kondisi kendaraan juga merupakan tahap krusial khususnya untuk pengguna kendaraan listrik, mulai dari pengecekan baterai kendaraan, ketebalan ban, ketebalan kampas rem, kelistrikan mulai dari lampu sein, lampu rem, lampu kabut, dan lampu Utama serta perlengkapan darurat seperti travel (portable) charger, P3K, segitiga pengaman, dan APAR kendaraan.

  1. Mengisi Daya Kendaraan pada Setiap Kesempatan

Pengisian baterai High Voltage pada mobil listrik BMW dapat dilakukan pada persentase baterai berapa pun. Budi mengimbau untuk menghindari persentase baterai berada di bawah 20% untuk masa umur baterai yang lebih panjang.

Pengguna kendaraan listrik disarankan untuk melakukan pengisian daya di SPKLU kapan pun terdapat kesempatan, misalnya saat sedang beristirahat di rest area atau berhenti sejenak pada saat makan siang.

  1. Manfaatkan Fitur Canggih yang Terdapat pada Mobil Listrik

Pengguna kendaraan listrik diimbau untuk mengenali dan memahami berbagai fitur yang terdapat pada kendaraan masing-masing, karena berkaitan dengan efisiensi penggunaan energi/baterai serta keselamatan saat berkendara.

Budi kembali menyampaikan beberapa fitur yang penting untuk diperhatikan khusus bagi pengguna kendaraan listrik BMW, misalnya kendaraan yang mendukung DC charger atau fast charging dapat melakukan pengisian daya di SPKLU yang mendukung pengisian daya dengan kedua fitur tersebut.

Selain itu, pengendara juga bisa memaksimalkan energy recovery dengan mengaktifkan fitur ‘B’ pada tuas transmisi. Saat mode ‘B’ aktif, pengendara menggunakan fitur one pedal driving. Hal ini membuat kendaraan dapat mengoptimalkan regenerasi energi saat melepaskan akselerasi.

Selanjutnya, terdapat fitur driving assistant professional yang membantu mengurangi kelelahan mengemudi secara otonom, front collision warning yang mendeteksi benturan atau tabrakan, fitur kabin seperti AC multi-zone dan entertainment yang membuat pengemudi maupun penumpang lebih nyaman. Semua fitur tersebut tersedia pada deretan produk kendaraan listrik BMW.

Pengendara dapat mengunduh aplikasi MyBMW untuk melihat persentase baterai dan sisa estimasi jarak tempuh dari aplikasi tersebut.

“Dengan merencanakan perjalanan dengan cermat sebelum bepergian, tercipta perjalanan yang lebih lancar dan nyaman bagi pengguna jalan.” ujar Group Technical ASTRA Infra Rinaldi.

Related Articles

Back to top button