Astra Infra Tol Cipali Gandeng PO Sinar Jaya, Perkuat Kampanye #TolakNgantuk saat Berkendara

Sakawarta, Jakarta – Astra Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali) memperkuat kampanye keselamatan berkendara #TolakNgantuk melalui kolaborasi bersama PO Sinar Jaya pada Selasa, 29 September 2026.
Health & Safety Department Head Astra Tol Cipali, Atep Hilman menjelaskan, kegiatan yang berlangsung di Pool Bus Sinar Jaya Brebes ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran pengemudi bus mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh.
”Tidak memaksakan diri berkendara ketika mulai mengalami kelelahan atau mengantuk,” kata Atep dalam keterangannya dikutip Rabu, 30 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen Astra Tol Cipali menyampaikan pesan keselamatan kepada para pengemudi Bus Sinar Jaya mengenai pentingnya mengenali tanda-tanda kelelahan dan mengambil tindakan yang tepat ketika mulai mengantuk.
Para pengemudi diajak untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan, melainkan segera berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat dan melakukan peregangan.
Atep Hilman menyampaikan bahwa faktor kelelahan dan kurangnya antisipasi akibat mengantuk menjadi salah satu perhatian utama dalam keselamatan berkendara di Jalan Tol Cipali.
Berdasarkan data keselamatan Astra Tol Cipali hingga Agustus 2026, sekitar 85% kasus kecelakaan berkaitan dengan faktor kelelahan dan kurangnya antisipasi akibat mengantuk.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengemudi untuk mengenali tanda-tanda kelelahan dan tidak memaksakan diri ketika mulai mengantuk.
“Karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan umum dan kendaraan berat, untuk tidak memaksakan diri ketika mulai mengantuk. Segera berhenti di tempat yang aman dan manfaatkan waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Atep.
Pesan tersebut juga diperkuat oleh pengalaman pengemudi yang sehari-hari melakukan perjalanan di Jalan Tol Cipali. Salah satu pengemudi Bus Sinar Jaya, Udi Doyo mengatakan bahwa pengemudi mendapatkan briefing dari manajemen Astra Tol Cipali terkait pentingnya menjaga kondisi tubuh selama berkendara.
“Ketika mengalami kelelahan atau mulai mengantuk, jangan dipaksakan untuk terus berkendara, tetapi segera beristirahat dan melakukan peregangan untuk membantu mengurangi rasa kantuk. Kami juga diimbau untuk lebih waspada pada jam-jam rawan mengantuk agar tetap dapat berkonsentrasi dan menjaga keselamatan selama perjalanan,” kata Udi.
Dukungan terhadap kampanye #TolakNgantuk juga datang dari manajemen Sinar Jaya. Pimpinan Operasi Bus Sinar Jaya Cabang Brebes, Arif Setiawan menekankan pentingnya membangun kebiasaan bagi pengemudi untuk segera mengambil keputusan yang tepat ketika mulai merasakan kantuk.
“Jangan dilawan. Ketika mulai mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Segera cari tempat yang aman untuk berhenti dan beristirahat. Keselamatan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas,” ujar Arif.
Menurutnya, kolaborasi bersama Astra Tol Cipali melalui kampanye #TolakNgantuk menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kesadaran keselamatan di kalangan pengemudi bus dan membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman.
Operation & Construction Division Head Astra Tol Cipali, Zanuar Firmanto, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan perusahaan otobus menjadi bagian penting dalam memperluas pesan keselamatan kepada pengemudi yang secara rutin melakukan perjalanan di jalan tol.
“Keselamatan di jalan tol membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk operator jalan tol dan perusahaan otobus. Melalui #TolakNgantuk, kami ingin mendorong perubahan perilaku, bahwa ketika pengemudi mulai mengantuk, pilihannya bukan melawan rasa kantuk, tetapi berhenti dan beristirahat,” ujar Zanuar.
Melalui kolaborasi bersama Sinar Jaya, kata dia, Astra Tol Cipali terus mendorong agar pesan #TolakNgantuk dapat menjadi bagian dari kebiasaan berkendara.
“Ketika rasa kantuk mulai muncul, pengemudi diingatkan untuk mengambil keputusan dengan mengutamakan keselamatan dengan berhenti, istirahat, dan melanjutkan perjalanan setelah kondisi kembali siap berkendara,” katanya. []







