Astra International (ASII) Komit Garap 3.250 Unit Rumah Rakyat melalui Program CSR

Sakawarta, Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) melakukan pertemuan dengan Presiden Komisaris PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto guna membahas pembangunan rumah rakyat.
Prijono Sugiarto menjelaskan, Astra berkomitmen menggarap 3.250 unit rumah rakyat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) pada tahun 2026 ini.
“Jadi tahun ini sesuai dengan programnya Bapak Presiden Prabowo, kami berencana merealisasikan 3.250 (unit), 2.500 di antaranya kami akan berusaha secepat mungkin renovasi dan sanitasi, dan 750 pembangunan rumah baru,” kata Prijono kepada wartawan di kantor Kementerian PKP, Jakarta, dikutip Jumat (20/2/2026).
Prijono Sugiarto menerangkan, adapun sejumlah wilayah yang menjadi prioritas di antaranya Banyumas, Jawa Tengah dan Garut, Jawa Barat, yang merupakan lokasi Desa Sejahtera Astra.
Ia berujar, program tersebut juga direncanakan berlanjut hingga ke Manado, Sulawesi Utara, Kabupaten Bogor, hingga wilayah Jakarta.
“Total 3.250 unit, insyaallah sampai Desember 2026 ini bisa terealisasi,” tutur Prijono.
Kendati begitu, Prijono enggan merinci nilai dana CSR yang akan digelontorkan untuk membangun lebih dari 3.000 rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut.
“Saya enggak mau menyebutkan angka. Yang penting kita harus melakukan itu dengan kualitas baik yang layak huni. Jangan kami menyebut angka nanti juga enggak layak huni, yang paling penting tinggal di situ nyaman,” ucapnya.
Menurut dia, program Desa Sejahtera Astra ini tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga bisa berimplikasi pada pengembangan komunitas masyarakat.
“Biasanya kalau yang kami lakukan di Desa Sejahtera Astra bukan cuma rumahnya saja, community-nya pun kami bangun sehingga mereka layak tinggal dan memang nyaman,” tutur Prijono.
Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara menjelaskan, pembangunan rumah CSR dari Astra tersebut juga berpotensi diselaraskan dengan program gentingisasi yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto, guna mendorong pergerakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sektor genting hingga menekan pertumbuhan kawasan kumuh di Tanah Air.
“Pak Prabowo kan mendorong gentingisasi alasannya supaya enggak panas (rumahnya), juga bagaimana UMKM bisa bergerak. Ada beberapa sentra UMKM dalam konteks genting,” tutur Maruarar.
Ia mencontohkan, sentra industri genting di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat serta Purwakarta yang dinilai memiliki efek berganda bagi industri kecil.
“Saya pikir kita mesti berkolaborasi dengan semua pihak. Kalau perlu ada Astra pada saat saya kunjungan nanti meninjau pabrik-pabrik genting supaya kita langsung lihat,” tutur Ara.
Sebagai informasi, Astra International (ASII) tengah berupaya menjalankan program 1.000 unit rumah CSR sejak Agustus 2025 lalu di Garut dan Banyumas, Jawa Tengah. Adapun progres pembangunan komitmen 1.000 unit rumah rakyat tersebut telah mencapai 198 unit per 19 Februari 2026.







