BP Tapera: Melalui Kucuran Anggaran Rp185,87 Triliun, 1,87 Juta MBR Telah Menikmati Manfaat Program FLPP

Sakawarta, Jakarta – Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengatakan sejak dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) diluncurkan tahun 2010 hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 1.877.747 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah menikmati manfaat dari program pembiayaan perumahan ini.
Heru Pudyo Nugroho menyebutkan, adapun anggaran yang telah digelontorkan dalam kurun waktu tersebut mencapai Rp185,87 triliun.
Ia menyebut Program FLPP bagi MBR ini merupakan bentuk atau bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam mewujudkan rumah pertama yang layak huni di seluruh wilayah Indonesia.
Heru merinci, tercatat tahun 2010 disalurkan dana FLPP untuk 7.959 unit rumah senilai Rp242,65 miliar. Menyusul tahun 2011 sebanyak 109.592 unit rumah atau sekitar Rp3,69 triliun, tahun 2012 sebanyak 64.785 unit rumah atau Rp2,59 triliun.
”Sedangkan tahun 2013 sebanyak 102.711 unit rumah juga telah disalurkan senilai Rp5,36 triliun,” kata Heru dalam keterangan resmi dikutip Rabu (14/1/2026).
Ia menjelaskan, sementara tahun 2014 sebanyak 76.057 unit atau Rp4,66 triliun, tahun 2015 sebanyak 76.488 unit rumah atau sekitar Rp6,05 triliun, tahun 2016 sebanyak 58.469 unit rumah atau Rp5,63 triliun, tahun 2017 sebanyak 23.763 unit rumah atau Rp2,71 triliun.
”Realisasi penyaluran dana FLPP mulai naik lagi tahun 2018 sebanyak 57.939 unit rumah atau Rp5,89 triliun dan tahun 2019 sebanyak 77.835 unit rumah atau sekitar Rp7,55 triliun,” ujarnya.
Adapun peningkatan penyaluran dana FLPP terlihat di tahun-tahun berikutnya. Tahun 2020 sebanyak 109.253 unit rumah atau Rp11,23 triliun, tahun 2021 sebanyak 178.728 unit rumah senilai Rp19,58 triliun. Lalu, tahun 2022 telah tersalurkan dana FLPP sebanyak 226.000 unit rumah senilai Rp25,15 triliun.
Kemudian, tahun 2023 sebanyak 229.000 unit rumah atau Rp26,32 triliun, tahun 2024 sebanyak 200.300 unit rumah senilai Rp24,58 triliun, dan tahun 2025 tersalurkan dana FLPP tertinggi sepanjang sejarah di level 278.868 unit rumah senilai Rp34,64 triliun.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin dan dukungan yang luar biasa dari 40 bank penyalur dan 8.113 pengembang yang berada di bawah 22 asosiasi pengembang perumahan yang tersebar 13.249 lokasi di seluruh Indonesia. 1,87 juta lebih MBR bukan lah angka yang kecil. Kami berharap tahun 2026 ini kinerja akan semakin ditingkatkan sehingga semakin banyak MBR yang bisa menikmati fasilitas pembiayaan perumahan,” ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.







