Kementerian PKP dan BP Tapera Segera Akad Massal Puluhan Rumah Subsidi Tahun 2026 di Jateng dan Jatim

Sakawarta, Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara mengatakan, pihaknya bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan mengadakan dua akad massal rumah subsidi pada tahun 2026 ini.
Maruarar Sirait menerangkan, ditargetkan puluhan ribu rumah subsidi akan diakad massal secara serentak pada pertengahan tahun dan akhir tahun 2026. Hal ini melanjutkan dua akad massal yang telah dilakukan pada tahun lalu.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah menghadiri dua akad massal yakni di Bogor, Provinsi Jawa Barat, dan Serang, Provinsi Banten, pada tahun 2025 kemarin.
”Saya pastikan Presiden Prabowo datang ke acara Kementerian Perumahan (PKP) dua kali saja. Pertama di tempat Angga, 26 ribu (rumah subsidi). Yang kedua di tempat Wawan, 50 ribu (rumah subsidi),” kata Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, dikutip Rabu (21/1/2026).
Adapun akad massal 26 ribu rumah subsidi di Bogor, Jawa Barat, dilakukan pada September 2025. Sementara, akad massal 50 ribu unit rumah di Serang, Banten, dilakukan pada Desember 2025.
”Dua-duanya saya ‘ngibulin’ Presiden, karena yang pertama janjinya 25 ribu, jadinya 26 ribu (rumah subsidi). Yang kedua janjinya 50 ribu, jadinya 50.030 (rumah subsidi),” ucap Ara.
Maruarar mengungkapkan, selanjutnya pada tahun 2026 ini Kementerian PKP dan BP Tapera bakal mengadakan akad massal ketiga di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) pada Juli 2026.
“Sebanyak 62 ribu rumah subsidi akan diakadkan pada bulan itu. Tempatnya di Batang, bulan Juli (2026),” ujarnya.
Sementara, akad massal 71 ribu rumah subsidi keempat, rencananya diadakan akhir tahun 2026.
Maka itu, Ara meminta agar BP Tapera selaku pengelola Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menyiapkan 71 ribu rumah subsidi buat diakadkan di Jawa Timur (Jatim).
”Jadi kita naik-naik terus, 26 ribu (unit), 50 ribu (unit), 62 ribu (unit). Nanti bulan Desember tahun ini di Jawa Timur, jumlahnya 71 ribu (unit). Siapkan Pak Heru (Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho) ya,” kata dia.
Heru Pudyo Nugroho pun mengatakan, dua kegiatan akad massal yang pernah dihadiri Presiden Prabowo sebelumnya memberi dampak signifikan terhadap kesadaran masyarakat akan rumah subsidi.
Komisioner BP Tapera menyebut ada lonjakan permintaan FLPP sebesar 57,5 persen pada semester II-2025
”Dua-duanya dihadiri langsung oleh Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Itu meningkatkan lonjakan permintaan yang luar biasa di semester dua,” ucap Heru Pudyo Nugroho.







