Properti

Maruarar Sirait dan Rosan Roeslani Segera Groundbreaking Rusun Meikarta, Catat Tanggalnya

Sakawarta, Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan, dirinya bersama CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani akan melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek pembangunan rumah susun Meikarta di Cikarang, Jawa Barat.

“Saya akan datang tanggal 8 Maret 2026, saya bersama Pak Rosan untuk groundbreaking,” kata Maruarar Sirait kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (19/2/2026).

Sekitar dua pekan lalu, ujar Ara, telah dilakukan land clearing di Meikarta.

Menteri Ara mengeklaim, Bos Lippo Group James Riady telah menghibahkan lahan seluas 30 hectare, di mana tiap 10 hektare akan berdiri 18 tower rusun.

Maka itu, Kementerian PKP mengambil keputusan untuk membangun tiga lokasi rumah susun di Meikarta.

“Dekat-berdekatan 10 hektare, 10 hektare, 10 hektare. Rencananya begitu ya. Setiap lokasi 10 hektare itu ada 18 tower,” ujar dia.

Adapun setiap tower yang nantinya akan dibangun tersebut akan memiliki 30 lantai dengan tiga jenis ukuran, yakni rusun 1 kamar, rusun 2 kamar, dan juga rusun 3 kamar.

“Kemudian 25 meter, 35 meter, 45 meter. Kemudian setiap lokasi sekitar 47 ribu unit. Berarti 47 ribu unit dikali 3.141 ribu unit,” tutur Ara.

Baca Juga  Hapernas 2025: Maruarar Sirait Tabur Bunga di Makam Bung Hatta, Bapak Perumahan RI

Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian PKP tengah menyiapkan skema rumah susun (rusun) subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan.

Skema ini, kata Ara, akan dikembangkan bersama pihak swasta, termasuk Danantara, sebagai bagian dari upaya mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

“Kami akan segera persiapkan. Saya akan bertemu dengan Pak Rosan untuk mempersiapkan skema-skemanya dengan Danantara. Mohon doa-nya, mudah-mudahan sebentar lagi ada kabar baik,” ujar Ara.

Ara menambahkan, pembangunan rumah susun subsidi di kota menjadi salah satu fokus kerja Kementerian PKP tahun 2026.

“Program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat kecil, termasuk pekerja sektor informal, agar dapat memiliki hunian layak dengan harga terjangkau di lokasi strategis,” kata Maruarar Sirait.

Related Articles

Back to top button