BisnisHot News

‎Pramono Anung Resmikan Proyek Revitalisasi Taman Semanggi Senilai Rp134 Miliar

Sakawarta, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan groundbreaking proyek revitalisasi Taman Semanggi di Jakarta Pusat, dengan nilai investasi Rp134 miliar.

‎Pramono Anung memastikan proyek revitalisasi Taman Semanggi ini tidak merogoh dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

‎Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu menyebut, pihak mitra akan mengelola Taman Semanggi ini selama 11,5 tahun.

‎Pramono menargetkan, pada 22 Juni tahun 2027 mendatang atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499, Taman Semanggi seluas 60.000 meter atau 6 hektare ini sudah beroperasional dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

‎”Tempat ini untuk pembangunannya membutuhkan biaya kurang lebih Rp134 miliar dan itu sepenuhnya bukan dari APBD. Tentunya bagi siapapun yang kemudian mengubah tempat ini, mitra kami, mengeluarkan dana cukup besar Rp134 miliar,” kata Pramono Anung saat konferensi pers di Taman Semanggi, Jakarta, pada Jumat (20/2/2026).

‎Pramono menekankan, melalui Taman Semanggi ini, Jakarta mempunyai etalase baru yang lebih baik.

‎Dalam sisi historis, kata dia, Taman Semanggi digagas oleh Presiden RI ke-1 Soekarno atau Bung Karno pada tahun 1962.

Baca Juga  ‎Ribuan Buruh Geruduk Pemprov DKI Jakarta, Tuntut Kenaikan UMP Jadi Rp6 Juta

‎”Empat helai daun semanggi menggambarkan fungsi, konektivitas, transformasi pada waktu itu oleh Bung Karno sudah disampaikan dan juga estetika dan kehidupan,” ucapnya.

Menurut Pramono, dalam mengarah menuju Kota Global, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun menargetkan Taman Semanggi sebagai tempat ikonik baru yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh banyak orang.

‎”Tadi disampaikan oleh Kepala Dinas Pertamanan DKI (Taman Semanggi) akan menjadi tempat yang menggambarkan bahwa ada regenerasi dari gagasan-gagasan Bung Karno pada waktu itu yang masih kontekstual dengan hari ini,” ujarnya.

‎Di sisi bersamaan, ada hal yang berkaitan dengan keterhubungan dan reaktivasi bagi siapapun dan kelompok apapun untuk bisa memanfaatkan tempat ini sebaik mungkin.

‎Pramono berpesan kepada pihak pengembang agar revitalisasi Taman Semanggi jangan sampai mengganggu arus lalu lintas.

‎Adapun di taman Taman Semanggi nantinya ada fasilitas pedestrian bridge atau jembatan penyeberangan orang (JPO), Musala dan toilet, jogging track, outdoor gym, heritage walk, cultural plaza, Amphitheater, art lawn, thematic garden, natural swale, wetland boardwalk, bio pond, seating grove, hingga multipurpose plaza.

‎”Nama tempat ini tetap Semanggi. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim revitalisasi Taman Semanggi dengan ini saya nyatakan dimulai. Terima kasih,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Related Articles

Back to top button