Sakawarta, Jakarta – Director of Commercial & Logistic PT Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT) Surindro Kalbu Adi mengatakan Semen Merah Putih melalui lini usahanya Beton Merah Putih, memproduksi beton porus penyerap air, yang dapat mengatasi persoalan genangan air dan banjir di Jakarta.
”Jadi beton porus itu kita sudah punya teknologinya, kita juga sudah aplikasikan,” kata Surindo saat diwawancarai di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Beton yang dimaksudkan Surindo, masuk kategori Forecrete, dengan merek dagang QuaDrop, yang dirancang untuk mendukung pembangunan yang efisien, estetis, dan ramah lingkungan.
Mengutip situs resmi perusahaan, beton QuaDrop menjadi solusi untuk masalah genangan air dan banjir di perkotaan seperti Jakarta.
Beton yang diproduksi oleh PT. Motive Mulia, anak usaha CMNT ini, memiliki kemampuan untuk mempercepat penyerapan air ke tanah dan mengalirkan air ke sistem saluran drainase kota.
Penggunaan beton berpori ini cocok untuk area parkir, jalan, dan jalur pedestrian, serta membantu sistem drainase alami kota dan kualitas air tanah.
”Tapi terus terang, itu tidak untuk jalan raya. Jadi hanya untuk jalan setapak di taman dan lain sebagainya,” kata Surindro.
Surindro berujar, CMNT siap memasok beton QuaDrop untuk mengatasi persoalan genangan air hingga banjir yang kerap melanda Jakarta.
”Saat ini tentunya kalau ada permintaan, dan kita sudah sampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk bisa gunakan apabila ada yang diperlukan dan lain sebagainya. Kita sudah sampaikan secara produk portofolio,” ucapnya.
Surindro menambahkan, pihaknya juga memiliki brand unggulan lainnya, yakni produk Vipers, dengan teknologi cepat mengeras (rapid setting) yang hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk mengering.
Beton ini banyak digunakan untuk perbaikan jalan tol, terutama yang memiliki lalu lintas tinggi.
”Untuk jalan sendiri, kebetulan kita kalau bicara tentang concrete technology, ada beton yang fast track. Fast track ini ada delapan jam, 12 jam, enam jam, tiga jam.Semen Merah Putih itu sudah bisa bikin yang tiga jam langsung jadi,” katanya.
”Namanya beton Vipers. Jadi itu tren kita. DKI Jakarta saat ini kita sudah mulai. Kita sudah bikin mockup tentang beton-beton teknologi tinggi yang bisa digunakan di jalan-jalan di sini. Tapi masih terfokus di Transjakarta saat ini,” ucap Surindro memungkasi.
