Peluncuran MPTree, Bukti Semen Merah Putih Komit terhadap Net Zero Emission

Sakawarta, Jakarta – PT. Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT) sebagai emiten Semen Merah Putih, berkolaborasi dengan Algaepark Indonesia Mandiri, resmi meluncurkan MPTree, yang merupakan progres substansial dari inovasi bioteknologi terbarukan yang menjadi terobosan di industri konstruksi.
“Inovasi ini merupakan sebuah ‘pohon cair’ berbasis fotobioreaktor mikroalga yang berfungsi sebagai alat penyerap CO2 dan polutan udara,” kata Head of Marketing CMNT Nyiayu Chairunnikma atau Ayu saat konferensi pers di Jakarta pada Selasa (25/11/2025).
Ayu menyatakan bahwa posisi Semen Merah Putih sebagai pionir industri konstruksi hijau dimantapkan oleh bukti sains dan investasi yang nyata.
Menurut dia, dengan inovasi MPTree ini, CMNT menegaskan komitmen Net Zero Emission melalui implementasi di infrastruktur produksi dan wilayah publik, untuk mengubah emisi menjadi solusi yang berkelanjutan. Ayu meyakini pemosisian usaha berkelanjutan ini harus dilengkapi dengan bukti.
“Inovasi MPTree membuktikan bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan adalah prioritas kami, dan target Net Zero Emission kami didukung oleh sains dan investasi teknologi yang berani,” ucapnya.
Dalam gelar wicara “Dari Laboratorium ke Dunia Nyata, Menumbuhkan Solusi Dekarbonisasi Industri Semen,”, terungkap bahwa MPTree yang dikembangkan Semen Merah Putih ini telah melalui uji lapangan intensif di lokasi manufaktur sekitaran Yogyakarta dan Sukoharjo, Jawa Tengah.
“Dan berhasil membuktikan dampak positif bagi lingkungan yang luar biasa,” ucap Ayu.
Hasilnya, lanjut dia, MPTree yang bervolume 200 liter mampu menyerap karbondioksida atau CO2 hingga setara 16,08 pohon yang sudah dewasa.

“Pencapaian kuantitatif yang masif ini tidak hanya memvalidasi posisi Semen Merah Putih sebagai pelopor green construction Indonesia, tetapi juga menawarkan jawaban konkret terhadap isu krisis kualitas udara yang saat ini menjadi perhatian nasional,” ujarnya.
Komisaris Utama Algaepark Indonesia Mandiri Is Heriyanto menjelaskan perspektif ilmiah dari proses sinergi sains dan industri yang menjadikan MPTree istimewa.
Menurutnya, inovasi tersebut berhasil menciptakan ekosistem sirkular, di mana emisi yang sebelumnya dianggap polutan kini dapat diubah menjadi biomassa yang bernilai tambah.
Ia menyimpulkan bahwa model MPTree menunjukkan secara nyata bagaimana tantangan lingkungan dapat ditransformasi menjadi peluang ekonomi hijau yang berkelanjutan.
“Kami menciptakan ekosistem sirkular, di mana emisi yang sebelumnya dianggap polutan kini diubah menjadi biomassa bernilai tambah. Inovasi ini adalah model yang menunjukkan bahwa masalah lingkungan dapat diubah menjadi peluang ekonomi hijau yang berkelanjutan,” kata Heriyanto.







