Transportasi

‎ASTRA Infra Siapkan SPKLU di Tol, Mudik Pakai Kendaraan Listrik Makin Nyaman

Sakawarta, Jakarta – ASTRA Infra mengimbau pengguna kendaraan listrik untuk memastikan kesiapan kendaraan dan kecukupan daya baterai sebelum melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Hal ini seiring dengan meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh yang diprediksi terus bertambah selama periode arus mudik.

‎Chief Technical Officer ASTRA Infra Rinaldi mengatakan pihaknya telah menyiapkan infrastruktur pendukung berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai rest area sepanjang ruas tol yang dikelola.

‎“ASTRA Infra telah menyediakan SPKLU di seluruh rest area di sepanjang ruas ASTRA Tol Cipali dan ASTRA Tol Tangerang–Merak. Fasilitas ini dilengkapi pilihan pengisian daya mulai dari medium, fast, hingga ultra fast charging, sehingga pengguna dapat menghemat waktu pengisian selama perjalanan,” ujar Rinaldi dalam keterangannya dikutip Selasa (17/3/2026).

Sejumlah titik SPKLU tersebut tersebar di berbagai lokasi strategis. Di ruas Tol Tangerang–Merak, fasilitas pengisian tersedia di Rest Area KM 43A dan KM 68A arah Merak, serta KM 45B dan KM 68B arah Jakarta.

‎Sementara di Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), SPKLU tersedia di beberapa titik seperti KM 86A, KM 102A, KM 130A, dan KM 166A arah Cirebon, serta KM 101B, KM 130B, dan KM 164B arah Jakarta.

Baca Juga  ‎ASTRA Infra Siaga Layani 6,8 Juta Kendaraan saat Arus Mudik Lebaran 2026

‎Adapun di ruas Tol Jombang–Mojokerto, SPKLU juga tersedia di Rest Area KM 695A arah Surabaya.

ASTRA Infra juga mengingatkan pengguna kendaraan listrik untuk memanfaatkan SPKLU di luar rest area apabila terjadi antrean atau kepadatan.

Dengan kesiapan infrastruktur ini, ASTRA Infra berharap perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.

‎”Pengguna tidak perlu khawatir terkait biaya tambahan, karena sistem tol tertutup yang diterapkan memungkinkan kendaraan keluar sementara untuk mengisi daya, lalu kembali melanjutkan perjalanan tanpa dikenakan tarif tambahan selama masih berada dalam rute yang sama,” katanya. (Lao)

Related Articles

Back to top button