Bisnis

BCA Digital, Bluebird Group, dan Rekosistem Jalankan Model Baru Bisnis Pengelolaan Sampah

Sakawarta, Jakarta – Bluebird Group, Rekosistem, dan BCA Digital meresmikan #bluBuatBaik Waste Station terbaru di Pool Bluebird Group Jimbaran, Bali, menghadirkan titik drop-off sampah terpilah berbasis insentif digital yang mudah diakses masyarakat, untuk memperkuat ekosistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi di Indonesia.

‎Head of Corporate Communications BCA Digital Nariswari Yudianti mengatakan melalui pendekatan holistik lintas industri, ketiga perusahaan membangun model kolaborasi yang memadukan dukungan mobilitas, pengelolaan sampah profesional, serta insentif digital.

‎Ia menjelaskan, Bluebird Group menghadirkan lokasi strategis yang memudahkan partisipasi masyarakat. Rekosistem memastikan proses pengolahan sampah berjalan terukur hingga tahap akhir.

‎”Sementara BCA Digital menghadirkan insentif saldo digital blu dari konversi Rekopoin untuk setiap sampah terpilah yang disetorkan di waste station,” ujar dia dalam keterangannya dikutip Minggu (28/12/2025).

‎Nariswari menjelaskan, sebagai pendorong utama program, BCA Digital memanfaatkan teknologi finansial untuk memperkuat motivasi masyarakat dalam memupuk kebiasaan memilah sampah.

‎Menurut dia, pendekatan ini tidak hanya membuat prosesnya lebih mudah dan transparan, tetapi juga terbukti meningkatkan partisipasi publik karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pengguna.

‎“Sebagai impact-oriented technology company, kami ingin memastikan kehadiran kami membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.

‎Ia melanjutkan, salah satu caranya adalah dengan menumbuhkan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan mendorong perkembangan ekonomi sirkular di Indonesia.

‎”Karena itu, kami memulai langkah konkret dengan menghadirkan #bluBuatBaik waste station bersama para mitra. Selain itu, kami juga memanfaatkan platform blu by BCA Digital untuk memberikan insentif berupa saldo bluAccount dari konversi Rekopoin sehingga partisipasi masyarakat dapat berjalan lebih mudah dan terasa manfaatnya secara langsung,” ujar Nariswari Yudianti.

‎Menurut dia, seluruh inisiatif ini dijalankan searah dengan fokus regulator, khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang kini tengah memperkuat implementasi ESG di sektor keuangan.

‎”Dengan demikian, langkah yang kami ambil bukan hanya berangkat dari niat baik, tetapi juga menjadi bagian dari agenda nasional mendorong praktik keberlanjutan,” tambahnya.

‎Peresmian ini menghadirkan #bluBuatBaik waste station kedelapan yang dihadirkan BCA Digital bersama Rekosistem.

‎Sebelumnya, tujuh titik lain telah beroperasi di Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Surabaya, dengan tingkat keterlibatan publik yang konsisten.

‎Secara kumulatif, ekosistem Rekosistem x BCA Digital telah mengumpulkan 163.595,12 kilogram sampah dan menekan 154.638,6 kilogram emisi CO₂, dengan dominasi sampah kertas, kardus, dan plastik. Hingga kini, lebih dari 2.774 individu tercatat sebagai pengguna aktif.

‎Nariswari menambahkan, kolaborasi lintas sektor dengan Bluebird Group dan Rekosistem menjadi kekuatan besar dalam program ini.

‎Bluebird Group berperan menghadirkan logistik ramah lingkungan, sementara Rekosistem memastikan pengelolaan sampah dari titik pengumpulan hingga daur ulang berlangsung secara terukur.

‎“Kolaborasi ini membuktikan bahwa ketika digital banking, mobilitas, dan greentech saling terhubung, kita dapat memperkuat circular economy dari hulu ke hilir dan mendorong dampak lingkungan yang lebih berkelanjutan,” lanjutnya.

‎Ia menekankan, Indonesia masih menghadapi persoalan sampah yang kompleks. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024, timbulan sampah mencapai lebih dari 37 juta ton per tahun, namun baru 33% yang berhasil dikelola. Di Bali, timbulan sampah tahun 2024 mencapai 1,2 juta ton, dengan Kota Denpasar sebagai penyumbang terbesar.

‎”Kondisi ini menegaskan urgensi kolaborasi lintas sektor untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Related Articles

Back to top button