Dari Mahasiswa Jadi Pengusaha, Agen Lion Parcel di Pontianak Raup Puluhan Juta Per Bulan

Sakawarta, Jakarta – Di tengah momentum bonus demografi, semakin banyak generasi muda mulai melihat kewirausahaan sebagai salah satu pilihan untuk membangun karier dan sumber pendapatan. Industri logistik pun menjadi salah satu sektor yang menawarkan peluang tersebut seiring meningkatnya kebutuhan layanan pengiriman di era perdagangan digital.
Peluang inilah yang dilihat oleh Yoel Abraham (23), mitra agen Lion Parcel di Pontianak. Berbekal keinginan untuk membangun usaha sejak masih duduk di bangku kuliah dan industri logistik yang dilihat menjanjikan, Yoel memulai bisnis agen Lion Parcel tiga tahun lalu.
Kini, usahanya terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat Pontianak akan layanan pengiriman yang cepat dan andal.
“Saat masih kuliah, saya cari peluang bisnis yang modalnya gak terlalu besar, dan Lion Parcel jadi pilihan karena biaya pendaftaran agennya terjangkau. Saya juga melihat keunggulan Lion Parcel dari sisi jaringan pengirimannya yang luas dan didukung penerbangan Lion Group, sehingga kirimannya cepat,” kata Yoel dalam keterangannya dikutip Rabu,22 Juli 2026.
:Ini sangat relevan dengan kebutuhan di Pontianak yang banyak mengirim makanan khas seperti kue lapis, kue bingke, lempok durian, dan hekeng yang membutuhkan layanan pengiriman cepat agar produk sampai dengan aman,” ujar Yoel menambahkan.
Menjalankan bisnis di tengah kesibukan kuliah tentu bukan tanpa tantangan. Pada awal merintis usahanya, Yoel harus pandai membagi waktu antara perkuliahan dan mengelola operasional agen.
Tak hanya itu, sebagai mahasiswa dengan latar belakang pendidikan Bahasa Inggris, ia juga harus mempelajari seluk-beluk industri logistik dari nol.
“Saya benar-benar belajar logistik dari nol. Untungnya, tim Lion Parcel sangat membantu dan membimbing saya sejak awal. Bahkan sampai sekarang, kalau ada kendala pun selalu dibantu sampai tuntas,” jelas Yoel.
Berkat ketekunannya dalam membangun usaha, bisnis agen Lion Parcel yang dijalankan Yoel terus berkembang hingga kini meraih omset puluhan juta per bulan.
Setelah lulus kuliah, ia pun semakin fokus mengembangkan usahanya dengan aktif memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Upaya tersebut membuahkan hasil, ditandai dengan bertambahnya pelanggan serta banyaknya testimoni positif mengenai layanan Lion Parcel, terutama karena pengiriman yang dinilai cepat, bahkan kerap tiba lebih awal dari estimasi.
“Saya bersyukur memutuskan untuk memulai bisnis ini sejak masih kuliah. Selain bisa mendapatkan penghasilan, saya juga memperoleh banyak pengalaman berharga dalam menjalankan usaha dan menghadapi berbagai tantangan. Semoga ke depannya bisnis ini bisa terus berkembang dan menjadi motivasi bagi anak muda lainnya untuk tidak ragu memulai usaha,” tutur Yoel.
Kisah Yoel menunjukkan bagaimana generasi muda dapat memanfaatkan peluang di industri logistik, akan tetapi kesempatan membangun bisnis bersama Lion Parcel juga terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Hal ini tercermin dari perjalanan Suwandy (47), mitra agen Lion Parcel di Pontianak. Berawal dari pandemi COVID-19 yang berdampak pada penurunan omzet usaha sebelumnya, Suwandy mulai mencari alternatif bisnis yang memiliki prospek menjanjikan hingga akhirnya memilih menjadi agen Lion Parcel.
“Dulu saya tertarik jadi agen Lion Parcel karena daftarnya mudah dan biayanya juga terjangkau. Selain itu, pertimbangan saya karena jangkauan pengirimannya luas, bisa kirim dari Pontianak ke seluruh wilayah Indonesia. Pelanggan juga banyak memberikan respons positif sehingga banyak yang repeat order dan menjadi pelanggan tetap. Saat ini, agen saya bisa memproses ratusan paket per hari,” ujar Suwandy.
Kini, Suwandy banyak melayani pelanggan korporasi, didukung oleh lokasi agennya yang berada di kawasan pertokoan di Pontianak. Menurutnya, kepercayaan pelanggan dibangun melalui pelayanan yang responsif dan sepenuh hati. Berkat komitmen tersebut, bisnis agen Lion Parcel yang dijalankannya terus berkembang dan menjadi sumber pendapatan yang stabil.
Keberhasilan para mitra agen tersebut mencerminkan komitmen Lion Parcel dalam menghadirkan peluang usaha yang mudah diakses oleh masyarakat. Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, mengatakan bahwa Lion Parcel melihat semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang tidak hanya ingin mencari pekerjaan, tetapi juga membangun usaha sendiri.
Menurutnya, industri logistik menjadi salah satu sektor yang menawarkan peluang tersebut seiring pertumbuhan kebutuhan pengiriman yang terus meningkat.
“Kami percaya peluang membangun usaha seharusnya dapat diakses oleh siapa saja. Karena itu, kemitraan agen Lion Parcel dirancang agar mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai latar belakang, dengan investasi mulai dari Rp10 juta serta didukung proses pendaftaran yang mudah. Lebih dari itu, kami berkomitmen mendampingi setiap mitra sejak awal melalui pelatihan dan berbagai program pengembangan berkelanjutan agar mereka tidak hanya memulai bisnis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terus bertumbuh bersama Lion Parcel,” ujar Febri.
Kisah Yoel dan Suwandy menunjukkan bahwa peluang membangun usaha dapat hadir bagi siapa saja, mulai dari generasi muda yang ingin merintis bisnis sejak dini hingga pelaku usaha yang ingin mengembangkan sumber pendapatan baru. Melalui kemitraan agen, Lion Parcel akan terus mendukung lahirnya lebih banyak wirausaha baru sekaligus menghadirkan layanan logistik yang semakin dekat dengan masyarakat. []
Dari Mahasiswa Jadi Pengusaha, Agen Lion Parcel di Pontianak Raup Puluhan Juta Per Bulan
Jakarta – Di tengah momentum bonus demografi, semakin banyak generasi muda mulai melihat kewirausahaan sebagai salah satu pilihan untuk membangun karier dan sumber pendapatan. Industri logistik pun menjadi salah satu sektor yang menawarkan peluang tersebut seiring meningkatnya kebutuhan layanan pengiriman di era perdagangan digital.
Peluang inilah yang dilihat oleh Yoel Abraham (23), mitra agen Lion Parcel di Pontianak. Berbekal keinginan untuk membangun usaha sejak masih duduk di bangku kuliah dan industri logistik yang dilihat menjanjikan, Yoel memulai bisnis agen Lion Parcel tiga tahun lalu.
Kini, usahanya terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat Pontianak akan layanan pengiriman yang cepat dan andal.
“Saat masih kuliah, saya cari peluang bisnis yang modalnya gak terlalu besar, dan Lion Parcel jadi pilihan karena biaya pendaftaran agennya terjangkau. Saya juga melihat keunggulan Lion Parcel dari sisi jaringan pengirimannya yang luas dan didukung penerbangan Lion Group, sehingga kirimannya cepat,” kata Yoel dalam keterangannya dikutip Rabu,22 Juli 2026.
:Ini sangat relevan dengan kebutuhan di Pontianak yang banyak mengirim makanan khas seperti kue lapis, kue bingke, lempok durian, dan hekeng yang membutuhkan layanan pengiriman cepat agar produk sampai dengan aman,” ujar Yoel menambahkan.
Menjalankan bisnis di tengah kesibukan kuliah tentu bukan tanpa tantangan. Pada awal merintis usahanya, Yoel harus pandai membagi waktu antara perkuliahan dan mengelola operasional agen.
Tak hanya itu, sebagai mahasiswa dengan latar belakang pendidikan Bahasa Inggris, ia juga harus mempelajari seluk-beluk industri logistik dari nol.
“Saya benar-benar belajar logistik dari nol. Untungnya, tim Lion Parcel sangat membantu dan membimbing saya sejak awal. Bahkan sampai sekarang, kalau ada kendala pun selalu dibantu sampai tuntas,” jelas Yoel.
Berkat ketekunannya dalam membangun usaha, bisnis agen Lion Parcel yang dijalankan Yoel terus berkembang hingga kini meraih omset puluhan juta per bulan.
Setelah lulus kuliah, ia pun semakin fokus mengembangkan usahanya dengan aktif memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Upaya tersebut membuahkan hasil, ditandai dengan bertambahnya pelanggan serta banyaknya testimoni positif mengenai layanan Lion Parcel, terutama karena pengiriman yang dinilai cepat, bahkan kerap tiba lebih awal dari estimasi.
“Saya bersyukur memutuskan untuk memulai bisnis ini sejak masih kuliah. Selain bisa mendapatkan penghasilan, saya juga memperoleh banyak pengalaman berharga dalam menjalankan usaha dan menghadapi berbagai tantangan. Semoga ke depannya bisnis ini bisa terus berkembang dan menjadi motivasi bagi anak muda lainnya untuk tidak ragu memulai usaha,” tutur Yoel.
Kisah Yoel menunjukkan bagaimana generasi muda dapat memanfaatkan peluang di industri logistik, akan tetapi kesempatan membangun bisnis bersama Lion Parcel juga terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Hal ini tercermin dari perjalanan Suwandy (47), mitra agen Lion Parcel di Pontianak. Berawal dari pandemi COVID-19 yang berdampak pada penurunan omzet usaha sebelumnya, Suwandy mulai mencari alternatif bisnis yang memiliki prospek menjanjikan hingga akhirnya memilih menjadi agen Lion Parcel.
“Dulu saya tertarik jadi agen Lion Parcel karena daftarnya mudah dan biayanya juga terjangkau. Selain itu, pertimbangan saya karena jangkauan pengirimannya luas, bisa kirim dari Pontianak ke seluruh wilayah Indonesia. Pelanggan juga banyak memberikan respons positif sehingga banyak yang repeat order dan menjadi pelanggan tetap. Saat ini, agen saya bisa memproses ratusan paket per hari,” ujar Suwandy.
Kini, Suwandy banyak melayani pelanggan korporasi, didukung oleh lokasi agennya yang berada di kawasan pertokoan di Pontianak. Menurutnya, kepercayaan pelanggan dibangun melalui pelayanan yang responsif dan sepenuh hati. Berkat komitmen tersebut, bisnis agen Lion Parcel yang dijalankannya terus berkembang dan menjadi sumber pendapatan yang stabil.
Keberhasilan para mitra agen tersebut mencerminkan komitmen Lion Parcel dalam menghadirkan peluang usaha yang mudah diakses oleh masyarakat. Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, mengatakan bahwa Lion Parcel melihat semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang tidak hanya ingin mencari pekerjaan, tetapi juga membangun usaha sendiri.
Menurutnya, industri logistik menjadi salah satu sektor yang menawarkan peluang tersebut seiring pertumbuhan kebutuhan pengiriman yang terus meningkat.
“Kami percaya peluang membangun usaha seharusnya dapat diakses oleh siapa saja. Karena itu, kemitraan agen Lion Parcel dirancang agar mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai latar belakang, dengan investasi mulai dari Rp10 juta serta didukung proses pendaftaran yang mudah. Lebih dari itu, kami berkomitmen mendampingi setiap mitra sejak awal melalui pelatihan dan berbagai program pengembangan berkelanjutan agar mereka tidak hanya memulai bisnis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terus bertumbuh bersama Lion Parcel,” ujar Febri.
Kisah Yoel dan Suwandy menunjukkan bahwa peluang membangun usaha dapat hadir bagi siapa saja, mulai dari generasi muda yang ingin merintis bisnis sejak dini hingga pelaku usaha yang ingin mengembangkan sumber pendapatan baru. Melalui kemitraan agen, Lion Parcel akan terus mendukung lahirnya lebih banyak wirausaha baru sekaligus menghadirkan layanan logistik yang semakin dekat dengan masyarakat. []







