Mengenal ThruCrete, Beton Berpori Penyerap Air Hujan, Mampu Atasi Masalah Genangan dan Banjir

Sakawarta, Jakarta – Musim hujan acap kali selalu membawa persoalan klasik di kawasan perkotaan, salah satunya genangan air di trotoar. Kondisi ini kerap mengganggu kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki, terutama di titik-titik dengan sistem drainase yang kurang optimal.
Namun, persoalan tersebut dapat teratasi melalui penerapan beton inovatif penyerap air, yang memiliki pori-pori khusus, memungkinkan air hujan langsung meresap ke dalam tanah, sehingga mengurangi genangan ataupun banjir di permukaan.
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. atau SBI (IDX: SMCB) melalui anak usahanya, PT Pendawa Lestari Perkasa, memproduksi beton berpori dengan merek dagang ThruCrete. Produk tersebut memiliki daya serap tinggi hingga 250 liter per meter persegi per menit untuk mengalirkan air langsung ke dalam tanah.
Direktur PT Pendawa Lestari Perkasa, Widodo Ariawan menjelaskan, ThruCrete merupakan solusi beton berpori yang memungkinkan penyerapan air hujan secara cepat, dapat mengurangi risiko genangan dan banjir.
“Beton berpori yang memungkinkan air hujan cepat terserap dan dialirkan kembali ke tanah, dengan demikian dapat mengurangi risiko genangan atau banjir,” katanya dikutip dari situs resmi pada Kamis (22/1/2026).
Widodo Ariawan menerangkan, ThruCrete cocok untuk jalan, trotoar, area parkir hijau hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH). Produk ini mendukung drainase alami dan pembangunan berkelanjutan.
Menurut dia, teknologi ThruCrete ialah menggabungkan daya tahan beton dengan teknologi serapan air terkini, sekaligus mendukung program Koefisien Daerah Hijau (KDH) 30% zero run off atau upaya konservasi air dengan penurunan limpasan air di permukaan melalui performa yang melampaui standar.
“Tidak hanya solutif untuk menjawab tantangan limpasan air di permukaan beton, ThruCrete juga memiliki finishing yang rapi, bersih dan terdapat beberapa variasi warna,” kata Widodo Ariawan.
Widodo menjelaskan bahwa solusi bernilai tambah yang dihadirkan perusahaan menjadi salah satu bentuk komitmen Solusi Bangun Indonesia dalam berkontribusi penuh pada pembangunan berkelanjutan, khususnya di perkotaan seperti Jakarta.
“Hal ini merupakan langkah nyata dalam mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan dalam Sustainability Road Map,” katanya.
Widodo menerangkan, ThruCrete telah teruji pada berbagai proyek revitalisasi di Jakarta, seperti jalur pedestrian Senayan, lapangan olahraga Mabes TNI AD, dan Ruang Terbuka Hijau, dengan efisiensi dan dampak lingkungan yang optimal.
Sejak tahun 2016, Solusi Bangun Indonesia telah melakukan kegiatan revitalisasi trotoar di fasilitas publik, termasuk revitalisasi RTH di Provinsi DKI Jakarta menggunakan solusi ThruCrete dan produk dekoratif DekoCrete, antara lain di kawasan Gelora Bung Karno Senayan, kawasan Kebayoran Baru seperti Blok M, Barito, Melawai, Gunawarman, Trunojoyo dan area Perum Peruri.
Kemudian, kawasan Jalur MRT dari Bundaran Patung Pemuda sampai Stasiun Fatmawati, kawasan Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Tugu Tani, Wahid Hasyim, Simpang Sarinah sampai Tanah Abang, beberapa lokasi RTH, Tebet Eco Park, Lebak Bulus, Senayan, Panglima Polim, dan Kramat Jati.
“Dan kota lainnya seperti Taman Anggrek GBK, Taman Suroboyo, Taman Wiyung di Surabaya, RTH Tegalega Bandung, dan Alun-Alun Kota Depok. Bahkan di area operasional Bandara Internasional Juanda, ThruCrete memperkuat fungsi drainase untuk mencegah genangan,” kata Widodo.







