MRT-KAI Commuter-LRT akan Terhubung di Kawasan Dukuh Atas

Sakawarta, Jakarta – PT MRT Jakarta (Perseroda) akan membangun jembatan pejalan kaki yang menghubungkan berbagai moda transportasi di kawasan Dukuh Atas.
Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mengungkapkan, mandat pembangunan jembatan pejalan kaki ini datang langsung dari Pemerintah Provini atau Pemprov DKI Jakarta.
“Kami punya mandat dari Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur untuk membangun pedestrian deck, di simpang Sudirman dan Dukuh Atas ini untuk menyatukan empat kuadran yang saat ini tidak tersambung,” ujar Tuhiyat dalam acara peresmian Tahilalats Station di Jakarta Pusat, dikutip Kamis (15/1/2026).
Tuhiyat menerangkan proyek ini diperuntukkan khusus bagi publik dan pejalan kaki demi meningkatkan jumlah penumpang (ridership) transportasi umum.
Proyek tersebut akan mengintegrasikan berbagai moda transportasi di kawasan Dukuh Atas, seperti LRT Jabodebek, KRL atau KAI Commuter, hingga MRT Jakarta.
“Jadi, ada kuadran di bagian sisi BNI, itu tidak akan bisa nyambung orang menyeberang ke Landmark, enggak bisa. Begitu pun dari sisi BNI mau ke Tanjung Karang, posisi di lobi, itu enggak bisa. Saat ini coba kami atasi dengan cara membangun satu pedestrian deck untuk publik,” ucap Tuhiyat dikutip dari detikcomm.
Proyek ini ditargetkan dimulai pada pertengahan 2026. Saat ini, proses desain dan uji tanah (soil test) sedang berjalan.
“Insyaallah pertengahan tahun ini kita lakukan groundbreaking. Kami sudah berlangsung sekarang, desain kita percepat, kemudian soil test kita lakukan. Mudah-mudahan ini kita bisa lakukan di bulan Mei atau bulan enam kita lakukan groundbreaking,” kata Tuhiyat.







