Anggota DPR Tubagus Haerul Jaman Optimis Program MBG di Banten Berdampak Positif ke Anak Bangsa
Program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi anak-anak Indonesia.

Sakawarta, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar kolaborasi strategis untuk menangani masalah gizi di Serang, Banten, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil.
Sebagaimana diketahui, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu upaya pemerintah Prabowo Subianto untuk mengatasi permasalahan gizi buruk di masyarakat.
Adapun kegiatan sosialisasi program MBG ini berlangsung di SMKN 2, Cipare, Serang, Banten, yang diikuti 300-an peserta dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
“Antusias mendapat pembekalan mengenai asupan gizi,” kata dia melalui keterangan resmi dikutip Sabtu (17/5/2025)
Tubagus Haerul Jaman menjelaskan, maksud dan tujuan dari diadakannya program Makan Bergizi Gratis ialah dalam rangka mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
“Dalam rangka mewujudkan komitmen pemerintah untuk menciptakan generasi unggul yang sehat dan berdaya saing, program prioritas yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini menjadi fokus utama untuk segera direalisasikan,” terang Tubagus Haerul.
Ia menekankan, program ini bertujuan untuk memberikan akses makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak yang masih menempuh pendidikan, khususnya di wilayah pelosok yang sulit dijangkau.
Sebagai program baru, persiapan dan pelaksanaannya tentunya membutuhkan perhatian ekstra serta kerja sama dari berbagai pihak. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis.
“Kami optimistis bahwa dengan dukungan masyarakat dan mitra terkait, program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi anak-anak Indonesia. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” ucap Tubagus.
“Kami mengajak seluruh pihak, khususnya bapak dan ibu sekalian, untuk bersama-sama mengawal implementasi program ini agar target yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional dapat tercapai pada September mendatang,” ujar dia lagi.
Lebih lanjut Tubagus Haerul Jaman juga mengungkapkan bahwa ia juga menjadi pengawas dan mendukung pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Di Provinsi Banten, program ini baru terealisasi dengan berdirinya 43 SPPG, 35 lainnya sedang dalam proses pendirian, sementara di Kota Serang baru terdapat 6 SPPG yang telah beroperasi. Kami terus berupaya untuk mengevaluasi dan mengatasi berbagai tantangan serta keterbatasan yang ada guna memastikan hasil yang lebih optimal,” kata Tubagus.
Ia juga berharap program ini dapat berjalan dengan baik, membawa manfaat besar bagi anak-anak Indonesia, dan menjadi wujud nyata upaya kita bersama dalam membangun bangsa yang lebih kuat, sehat, dan berdaya saing di masa depan.
Tenaga Ahli Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional Meida Octarina mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatas namakan BGN.
“Kami ingin menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan jasa pendaftaran menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Gizi dengan janji proses yang mudah dan langsung berjalan, serta meminta imbalan tertentu,” ujar Meida.
Meida juga menyampaikan bahwa pendaftaran SPPG hanya dapat dilakukan melalui proses resmi dengan pengajuan langsung ke Badan Gizi Nasional sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
“Kami mengimbau agar masyarakat mengikuti alur resmi yang telah kami siapkan demi kelancaran program dan mencegah terjadinya penipuan,” jelas Meida.
Selain itu, Meida juga mengajak masyarakat sekalian untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan program ini. Program SPPG memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak kita dan ibu hamil di sekitar kita mendapatkan pemenuhan gizi yang baik dan sehat.
Sebagai bagian dari program ini, anak-anak akan mendapatkan menu makanan bergizi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi harian mereka. Menu ini mencakup, Sumber protein hewani, Sumber karbohidrat, Sayur dan buah-buahan segar, Susu atau produk olahan susu.
“Kami percaya bahwa pemenuhan gizi ini tidak hanya akan membantu anak-anak tumbuh sehat, tetapi juga membangun generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global,” harap Meida.
Program ini juga sejalan dengan visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, yang menandai 100 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia. Dengan terciptanya generasi penerus yang sehat dan unggul, diharapkan membawa perubahan besar bagi Indonesia dan menjadikannya negara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing global.
Kemudian, Ahmad Sanukri, selaku narasumber lokal sekaligus Staff Administrasi Anggota DPR RI, menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi bagi kesehatan setiap individu.
“Pada kesempatan ini, kami ingin mengapresiasi dukungan penuh dari para pemangku kepentingan, termasuk Bapak Dewan yang telah menyampaikan komitmennya untuk mendukung program Makan Bergizi (MBG) gratis. Dukungan ini merupakan langkah nyata dalam menyukseskan program yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya di Kota Serang, Provinsi Banten,” imbuh Ahmad Sanukri.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk membantu pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal di Kota Serang dan sekitarnya.
Ini adalah upaya bersama untuk memastikan program ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain manfaat kesehatan dan pendidikan, berdirinya Dapur Gizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Para petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil seperti pedagang sayur, buah, ikan, serta ayam dapat menjadi pemasok bahan makanan bagi SPPG.
Hal ini akan memberikan peluang ekonomi baru yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Sosialisasi program MBG dilakukan kepada masyarakat sekalian sebagai bagian dari rantai komunikasi yang sangat penting.
“Kami percaya, dengan dukungan semua pihak, program Makan Bergizi Gratis ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi langkah penting menuju masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutur Ahmad.
Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman, Tenaga Ahli Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional Meida Octarina, dan Staff Administrasi Anggota DPR Ahmad Sanukri S.