Insiden Sapi Ngamuk di Tol Jakarta-Cikampek yang Dikelola Anak Usaha Jasa Marga

Sakawarta, Jakarta – Beredar viral cuplikan video dua sapi berbobot 500 kilogram lepas dari truk pengangkut dan mengamuk di Tol Jakarta-Cikampek KM 57, yang dikelola oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Berdasarkan video, dua sapi berwarna hitam tersebut berkeliaran dan ada yang berbaring di jalur tengah, sehingga menyebabkan kemacetan di jalan tol tak terelakkan lagi.
Bahkan, dalam cuplikan video yang sama, salah satu sapi mengejar perempuan yang mengenakan kerudung. Alhasil, PJR Cikampek sempat kocar-kacir. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan di rest area dan bahu jalan tol.
Senior Manager Representative Office 1 Jalan Tol Jakarta-Cikampek PT JTT Amri Sanusi mengakui, video viral dua sapi mengamuk yang bikin geger itu direkam di area ruas tol yang dikelola oleh perusahaan.
Amri pun menceritakan kronologi sapi mengamuk, diawali adanya insiden kecelakaan di KM 58+700 A arah Cikampek, Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada hari Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 07.29 WIB.
“Setelah mendapatkan informasi, petugas Mobile Customer Service segera melakukan aksi cepat evakuasi,” kata Amri dalam keterangan resmi dikutip Rabu (19/11/2025).
Amri menerangkan, insiden kecelakaan di Jalan Tol Japek melibatkan dua kendaraan (KR) yang melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek.
“Berdasarkan keterangan petugas, KR1 yang membawa muatan sapi melaju di lajur 1. Pengemudi KR1 kemudian membanting setir ke kiri untuk menghindari kendaraan tanpa identitas di depannya yang tiba-tiba mengurangi kecepatan,” tutur Amri.
“Pada saat bersamaan, KR2 yang berada di belakang diduga kurang antisipasi sehingga menabrak bagian belakang KR1,” ucapnya menambahkan.
Akibat benturan tersebut, lanjut Amri, kendaraan yang membawa sapi menabrak pembatas jalan, membuat dua ekor sapi yang diangkut terlepas ke jalur sehingga sempat menimbulkan kemacetan.
“Posisi akhir kedua kendaraan berada di bahu luar dengan kondisi normal menghadap timur,” tutur Amri.
Ia mengeklaim, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara, dua ekor sapi yang sempat terlepas telah berhasil diamankan.
“Dan kondisi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta–Cikampek telah kembali normal di kedua arah. Penanganan lebih lanjut terkait kejadian ini dilakukan oleh Patroli Jalan Raya Wilayah Jawa Barat,” katanya.
Amri mengatakan, PT Jasamarga Transjawa Tol atau JTT merasa perlu pun memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini.
“Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, pastikan kondisi kendaraan laik jalan. Jika lelah dapat beristirahat di tempat yang telah disediakan,” kata Amri.
Sebagai informasi, kejadian sapi lepas di Tol Cikampek ini bukan yang pertama, setelah insiden serupa terjadi pada Februari 2025 lalu.
PT JTT, perusahaan pengelola Tol Trans Jawa, masih menjadi bagian dalam kelompok usaha Jasa Marga sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 65 persen.
Sementara, PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services, Warrington Investment Pte. Ltd. dan PT Margautama Nusantara yang merupakan konsorsium milik Salim Group menguasai 34 persen dari 99 persen saham JSMR.







