Kinerja Tumbuh, Koperasi Astra Salurkan Pinjaman Rp499,62 Miliar pada 2025

Sakawarta, Jakarta – Ketua Pengawas Koperasi Astra, Endro Wahyono menegaskan bahwa Koperasi Astra terus berkomitmen menghadirkan solusi finansial yang relevan dan berdampak bagi kesejahteraan anggotanya.
Komitmen tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Astra tahun 2026 untuk tahun buku 2025 yang digelar di Hall Gedung Koperasi Astra, Jumat (10/4/2026).
Menurut Endro, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem Grup Astra, Koperasi Astra memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan karyawan yang menjadi aset utama perusahaan.
“Selama lebih dari tiga dekade, Koperasi Astra telah menunjukkan konsistensi dalam menghadirkan solusi finansial yang relevan, adaptif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan anggota,” ujar Endro.
RAT tahun ini mengusung tema “Penguatan Program dan Layanan untuk Kesejahteraan Anggota” yang menjadi momentum bagi Koperasi Astra untuk menegaskan komitmen dalam meningkatkan kinerja serta menjaga keberlanjutan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota.
Dalam laporan kinerja operasional, Koperasi Astra mencatat total penyaluran pinjaman mencapai Rp499,62 miliar, meningkat 4,89 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp479,32 miliar.
Peningkatan penyaluran pinjaman ini sejalan dengan pertumbuhan aset Koperasi Astra yang naik 5,77 persen menjadi Rp1,714 triliun.
Sementara itu, Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp80,33 miliar, tumbuh 8,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Endro menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi para anggota, PIC Human Capital Grup Astra, serta pengurus koperasi unit di lingkungan perusahaan Grup Astra.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama para anggota dan seluruh pihak yang terlibat. Bersama anggota, Koperasi Astra terus berupaya mewujudkan pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan demi membangun kesejahteraan bersama,” katanya.
Untuk tahun 2026, pengurus Koperasi Astra menyiapkan sejumlah program kerja, antara lain meningkatkan jumlah anggota aktif, memaksimalkan penyaluran pinjaman, memperkuat citra produk dan layanan, mempertahankan operational excellence, meningkatkan efektivitas organisasi dan sumber daya manusia, serta memperkuat pelaksanaan program empat pilar kontribusi sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) RI Farida Farichah menekankan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari besarnya aset atau keuntungan yang dihasilkan.
“Keberhasilan koperasi bukan hanya diukur dari besarnya aset, pendapatan, atau SHU, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh anggota dan seberapa kuat keterlibatan mereka dalam koperasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, koperasi yang kuat bukan hanya yang besar secara angka, tetapi yang mampu membangun hubungan erat dan keterlibatan aktif dengan para anggotanya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut dihadiri oleh Wamenkop Farida Farichah, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi Henra Saragih, jajaran direksi dan eksekutif Astra, pengawas dan pengurus Koperasi Astra, pimpinan entitas anak, serta perwakilan anggota dari berbagai lini bisnis Grup Astra.







